Bappilu DPP Hanura
Berita

Image Partai Bersih, Kebanggaan sekaligus Beban bagi Hanura

Jakarta: Hasil survei dari Lembaga Survei Nasional (LSN) menunjukkan 13,5% masyarakat Indonesia menganggap Hanura sebagai partai paling bersih.

Menanggapi hasil survei tersebut, Ketua DPP Partai Hanura Syarifuddin Sudding mengatakan hal tersebut sangat wajar. Sebab, sampai saat ini tidak ada satupun kader Hanura terjerat dalam kasus korupsi.

“Alhamdulilah, dari beberapa kasus yang diproses KPK, belum ada yang menyebutkan partai Hanura pernah terlibat korupsi atau korupsi dikaitkan dengan Hanura. Ini yang ingin kita tetap pertahankan,” ujar Sudding di Hotel Atlet Century, Senayan, Minggu (24/3).

Dikatakan, dalam setiap kesempatan, Ketua Umum Partai Hanura Wiranto secara tegas dan jelas menegaskan bahwa ideologi hati nurani harus selalu melekat bagi kader dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai wakil rakyat dan pengurus partai Hanura.

“Ini frame yang sangat berat. Kita juga belum bisa berikan garansi kita menjadi partai bersih selama-lamanya. Tentu kita tidak juga luput dari kehilafan. Namun selalu kita upayakan mudah-mudahan Hanura tetap on the track,” tandasnya.

Ia juga berharap persepsi publik mengawal ini sebaik mungkin.

“Supaya anggota DPR tidak tergiur perilaku korupsi seperti itu. Lembaga hukum juga harus bertindak tegas kepada setiap koruptor,” pungkasnya.

Sementara itu, pengamat politik dari Universitas Paramadina Herdi Sahrasad menilai, partai politik harus lebih tegas dalam menghukum para pelaku korupsi jika memang menganggap korupsi adalah musuh bersama.

“Kalau parpol mau konsisten dengan slogan mereka yang melawan korupsi, begitu ada kader yang tersangka dalam suatu kasus korupsi harus diberhentikan. Jangan ragu-ragu dan bermuka janus (bermuka dua),” tandasnya.

Jika tidak, lanjut Herdi, hal ini justru akan berimplikasi terhadap meningkatnya golput. “Kalau menunggu sampai terdakwa itu kan kelihatan sekali main kucing-kucingannya. Saya kira sikap ambifalen merugikan partai dan kepercayaan publik. Tandanya, demokrasi kita dalam bahaya,” lanjutnya. (Metrotvnews.com)

Leave a Reply